Surfing malam ini gue menemukan hal yang luar biasa mengherankan. Meski berita ini udah lewat beberapa bulan lalu, tapi hal ini mengingatkan gue sama kisah Kaum Tsamud di era Nabi Shalih as. Kisah kemunkaran mereka diabadikan dalam Surat Hijr dan Hud.

Di Norwegia, 323 ekor rusa mendadak mati seketika diduga karena dentuman halilintar/petir/guntur. Yang bikin gue heran sekaligus takjub, kok bisa ya mereka mati bareng sekaligus?.

Ini benar benar mengherankan. Karena nggak biasanya hewan terpengaruh suara petir, apalagi mati bareng sampai banyak banget begini.

akibat dihantam petir ratusan ekor rusa mati mendadak

Fenomena ini langsung mengingatkan gue sama hilangnya suatu peradaban manusia lewat dentuman halilintar/petir/guntur. Tertera dalam al Quran surat Hud, Kaum Tsamud yang terkenal perkasa, akibat kesombongan mereka terhadap Tuhan, mendadak dihantam dentuman halilintar/petir/guntur hingga mati seketika.

Sampai sekarang, nggak ada satu ilmuwan pun yang bisa menjelaskan bagaimana mereka bisa raib bagai ditelan bumi tanpa meyakini ayat suci ini:

“Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya.” (QS. Hud : 67)

“Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, Sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud.” (QS. Hud : 68)

Mungkin kah fenomena ‘kesombongan’ ini juga pernah terjadi di beberapa kota yang hilang (Lost Cities) di belahan bumi lain? ya, siapa yang tahu.

Namun balik lagi, kenapa ratusan hewan rusa? peringatan apa ini? apakah Tuhan mau membuktikan bahwa satu dentuman halilintar/petir/guntur saja cukup untuk membinasakan sekaligus? Terlalu ngeri untuk dinalar akal sehat. Cukup jawab dalam hati saja.