Category: Motivasi (page 1 of 2)

Courage

Courage is resistance to fear, mastery of fear, not absence of fear – Mark Twain

 

Kerja kerja kerja… Jualan jualan jualan…

Hari ini, Sabtu 19 November 2016, istri saya mulai masuk ke bisnis online. Setelah lama dipertimbangkan, akhirnya dia memilih bisnis baju anak untuk memulai bisnis kecil kecilannya.

Bisnis online yang dimulai hari ini memang bukan bertujuan untuk menggantikan profesi saat ini sebagai apoteker. Namun lebih jauh, agar sedikit demi sedikit tumbuh jiwa entrepreneurship-nya. Karena bagaimana pun juga kita sudah memasuki zaman yang sangat sulit ditebak. Segalanya mudah berubah dengan begitu cepat. Ya minimal dengan modal jiwa entrepreneurship, seseorang diharapkan jadi manusia yang tangguh di segala medan. Itu!

Sejak awal saya sendiri sudah memberi ‘warning’ bahwa terjun jadi pengusaha, meski pengusaha kecil kecilan itu membutuhkan effort, spirit, dan wajib die hard (tangguh). Sebab ngga menutup kemungkinan dalam proses berjalan nanti kita bakal ketemu dengan orang orang atau pelanggan yang cerewet, judes, atau cuma seneng nanya doang, alias ngabisin energi dan waktu saja. Yang demikian malah lebih parah dari tipe pelanggan CLBK (Cuma Liat Beli Kagak).

Ada yang bilang bisnis online itu lebih ringan daripada bisnis offline. Menurut saya sih ngga juga. Justru bisnis online membutuhkan tenaga ekstra karena bagaimana pun juga yang dijual adalah barang nyata. Ada komunikasi, ada tawar menawar, ada biaya pulsa/listrik yang dikeluarkan, ada konfirmasi sana sini, dan perlu strategi yang berbeda dibandingkan bisnis offline. Namun kalo bicara mengenai skup atau jangkauan, saya setuju bahwa bisnis online itu mampu menyasar jarak dan wilayah mana pun, hampir tanpa batas.

Bagaimana pun, yang penting namanya memulai usaha itu, ya dicoba dulu. Urusan rugi atau laba, saya yakin kalo usaha ini dilakukan dengan cara professional dan hati hati, hasilnya akan baik. Masalah utama bukan disana sebenarnya. Tetapi soal konsistensi saja yang dibutuhkan pada pokoknya.

So guys, kalo Anda atau kerabat Anda sedang cari baju anak yang lucu lucu dengan harga yang lumayan ‘lucu’, ngga ada salahnya cek kesini: https://goo.gl/cPn8xr

Kalo tertarik atau berminat, silakan komen aja dibawah ya guys. Thanks anyway.

Membuat blog/website dengan cerdas

Membuat suatu website itu ibarat filosofi Louis Van Gaal (mantan manager Manchester United), bahwa setiap pemain bola itu harus tahu alasan kenapa ia berada di posisi tertentu dan berpindah ke posisi lainnya.

Ya. Semua harus ada alasan. Karena tanpa alasan yang tepat, yang terjadi adalah pemborosan dan kerugian. Rugi materi, rugi tenaga, rugi waktu.

Kejadian ini merujuk pada project terkini yang saya jalani. Ada benang merah yang mesti menjadi perhatian bersama dalam membuat website dengan tampilan profesional.

Suatu kali saya mendapat pesan singkat di WhatsApp, yang intinya adalah permintaan dari seseorang untuk dibantu dibuatkan website. Dari hasil pembicaraan, ternyata ia sudah memiliki website yang dipergunakan untuk menjual produk/usahanya, namun ia sangat tidak puas dengan hasilnya.

Jadi ceritanya ia terjebak dengan frasa ‘harga murah’ yang ditawarkan untuk memiliki website resmi (dot com). Setelah membanding bandingkan satu dengan yang lainnya via Google, ia memilih penyedia jasa pembuatan website yang menawarkan harga paling murah, dan paling cepat jadi.

Apa yang terjadi?

Ternyata website yang ditawarkan merupakan template/theme yang seluruh elemennya wajib diisi sendiri oleh si pembeli domain tanpa bantuan fisik dari penyedia jasa website. Dengan pengalaman yang amat minim di bidang seni disain web, tentu hal ini menjadi kendala tersendiri bagi si pembeli domain.

Ya mungkin bagi sebagian orang hal itu bisa jadi dianggap tantangan untuk belajar membuat website yang elegan dan efektif. Namun pada kenyataannya seringkali hal tersebut malah membuyarkan fokus utama: selling!

Sesuai hakikatnya, pengusaha yang memiliki produk untuk ditawarkan tidak seharusnya berpikir keras mengenai disain website. Biarkan hal itu diberikan kepada ahlinya saja. Anda fokus ‘making money’ saja.

Dalam kasus kawan baru saya ini, mau hemat malah jadi pemborosan. Mau cepat, malah jadi lama, karena pusing mikirin elemen elemen apa yang mesti dimasukkan kedalam website barunya. Walhasil website yang diidamkan terasa masih jauh dari harapan.

Beruntung ia segera mencari solusi atas ‘ketidakpuasannya’, dan takdir Tuhan akhirnya mempertemukan kami.

Tanpa basa basi, saya lalu mengajukan ide untuk selanjutnya diwujudkan menjadi suatu website yang minimalis, elegan, dan tepat sasaran. Dan ia pun setuju dengan ide saya.

Ditimbang dari sisi harga, jelas ‘ono rego, ono rupo’. Terlihat jauh sekali perbandingannya. Namun demikian, apa yang saya tawarkan dalam membantu klien untuk membuat website adalah ALL IN, tidak ada istilah kata ‘setengah jadi’.

Well, saya bukanlah tipe orang yang menawarkan jasa pembuatan website dengan gaya Hit and Run. Semua harga standar untuk membuat website yang BAGUS, saya ajukan didepan. No tipu tipu, no hidden cost!. Semua dijelaskan di awal.

Kalau setelah dirinci kebutuhan akan website tersebut keluar angka mahal, ya saya katakan mahal. Kalau murah, saya katakan murah. Saya tentu punya banyak pertimbangan untuk menentukan apa dan bagaimana website calon klien akan dioperasikan nanti. Tidak sepakat dengan harga yang ditawarkan? saya tidak peduli, karena profesionalitas membutuhkan komitmen bersama.

Dengan full service dan gaya apa adanya, ternyata semakin banyak klien yang percaya. Harga mahal? ngga juga. Dibanding punya website dengan tampilan berantakan, mending jualan saja via Instagram. Gratis lagi.

Mau tahu bedanya? Lihat disini.

It’s important to make an underlying target of your business

I read this one today: http://professionbiz.com/archives/14377
That’s it. It is important to make an underlying target to get a successful business. Note this too: it takes a risk to copying what others do. Make an opposite, and have a strong leadership. Have a nice day.

Nasi goreng rocker

 

Kalo ngomongin nasi goreng yang lumayan lekker di bilangan Ciganjur Jagakarsa, coba deh sekali kali mampir ke Nasi Goreng depan Indomaret Jl Timbul.

Ciri cirinya itu yang goreng orangnya gondrong pake kupluk (ya iya laahh… biar gak pada jatoh tu ketombe), dan biasanya pake kaos band band rock atau metal.

Gue sendiri ngga kenal siapa namanya, tapi hasilnya.. yummy pisan. Apalagi kalo masak capcay tuh… beuhh lekker pisan!

Buat mas bro dan mbak sis yang lagi galau mau buka usaha, kayaknya jangan remehin usaha nasi goreng malem. Tau ngga, salah satu tukang nasi goreng yang gua kenal baik pernah menuturkan bahwa dalam sebulan dia bisa saving Rp 10 juta…  edan, itu bersih alias nett.

Soal ini gua sih percaya ngga pake mikir. Soale salah satu tukang nasi goreng langganan gua yang biasa mangkal di depan RS ASRI Jl Duren Tiga aja setaon dia jualan nasi goreng udah mampu beli motor Honda CBR 250. Padahal waktu itu Honda CBR 250 pas baru masuk pasar Indonesia.

Gokil… gaji gua yang udah tahunan kerja di perusahaan milik salah satu taipan Indonesia aja ngga bisa ngejar tukang nasi goreng. Hahahaa… nasib!

Sukses itu…

Luangkan sejenak waktu Anda untuk mendengar petuah bermanfaat dari seorang chef kawakan asal Jepang. Bagaimana ia mengajari kita cara meraih sukses. Liburan? No way… tidak ada kosa kata “liburan” di kamusnya. Better watch this!

What A Guitar Master Said About “How To Be Successful”

An inspirational lecture from the guitar master, Steve Vai, about how to be successful.

Identify what we really want.

We got strengths and we got weaknesses. Ignore the weaknesses, and cultivate the strengths.

Practice and focus. Pick a time to practice. Shut off the cell phone, turn off the internet.

Have a vision.

Have a big picture.

Do it as a joy.

Sak Dermo itu Damai

Priiittt…!!!

Dalam seumur hidup, baru kali ini saya didapuk jadi wasit sepak bola. Entah ilham apa yang berhembus di kepala salah satu teman saya, Darsono, Minggu pagi tadi saya diminta jadi wasit sepak bola… “Mas Teguh, amsol jadi wasit donk”

Duaarrr… laksana petir di siang bolong (hahaha… lebay), kok tiba-tiba ada penawaran yang belum pernah sekalipun datang sebelumnya kepada saya: jadi wasit sepak bola! tanpa bantuan hakim garis pula… Fyuhh. Memang selama ini saya berpengalaman menjadi wasit-juri, tapi itu hanya di ajang pertandingan pencak silat. Wasit sepak bola? wahh… sama sekali buta.

Read more →

Tips Menjual Cepat Barbek di FJB (Forum Jual Beli) Online

Sudah pernah dengar Tokobagus? Kalo belum pernah, itu lho.. forum tempat jual beli barang terbesar di Indonesia (begitulah klaim mereka yang tertulis di website-nya). Biasanya iklan mereka lucu-lucu. Seringkali muncul di Youtube dan sesekali tayang lewat TV. Tadinya saya sempat skeptis dengan forum-forum jual beli macam Tokobagus ini. Apa bisa cepat laku?. Ternyata pandangan itu sirna seketika setelah barang jualan saya yang tergolong bukan barang murah, hanya 24 jam tayang saja sudah bisa laku. Nggak nyangka juga sih.

Read more →