Being healty in digital space

Sebuah catatan menarik tentang perlunya menjaga kesehatan bagi para freelancer yang bekerja dari rumah dan berlama-lama di depan laptop/komputer.

A message from the speaker, Christina Varro:

Screen time, sedentary lifestyle and solo remote work can lead to a variety of physical and mental health problems. As a full time freelancer for almost 10 years, I have suffered a variety of sleep disorders, physical health problems, and anxiety disorders. Freelance designers, developers, and other remote workers rarely have access to occupational health specialists or know how to solve their health issues related to heavy computer work. Come learn a variety of tips for stay healthy when you work in the digital space

Cekidot gaes: https://wp.me/pllYY-ljZ

Merubah default batas upload file di WordPress

WP standar punya batasan upload file di admin area. Cara mengubahnya yang paling mudah adalah dengan menambahan snippet di htaccess. Misalkan kita kepingin mengubah batas/max size file upload ke angka 64Mb, maka berikut code-nya:

  1. php_value upload_max_filesize 64M
  2. php_value post_max_size 128M
  3. php_value memory_limit 256M
  4. php_value max_execution_time 300
  5. php_value max_input_time 300

Selamat mencoba!

Bahaya Memahami Dalil Tanpa Manqul (Tektual)

Pernah atau sering denger muballigh bilang “ayatnya begini, keterangan manqul-nya begitu. Dalil-nya begini, keterangan manqul-nya begitu.”

Betul?

Karena pada sesama temen pengajian belum gua temuin orang yang mampu menjelaskan panjang lebar soal manqul yang mudah dipahami orang awam dan bisa viral, Gus Baha, salah satu kyai muda yang sedang terkenal di media sosial, SECARA TIDAK LANGSUNG mampu menjelaskan mengenai apa sih yang dimaksud “keterangan manqul” atau tafsir manqul.

Read more →

SMA 49 Jagakarsa

Sedikit penampakan gedung SMA 49 Jagakarsa, Jakarta Selatan yang saya potret dari kejauhan.

Ternyata sekarang semua kelas dipasangi AC. Well, mungkin kalo 28 tahun lalu sudah begini, niscahya saya masuk A1. Eyaaaa…

Lataniya Web Dev

Tom cat

Tiap kali ketemu makhluk-makhluk berbulu ini, mesti ditanyain satu per satu…

#TamanTatebuya

Action: Persinas ASAD Jakarta

The Shortest Straw

Gua heran kenapa sekarang Solaria ngga kasih straw (sedotan) ke minuman selain juice.

Dimintain aja ngga mau kasih itu waitress. Alasannya ya itu tadi. Selain juice, ngga dikasih sedotan.

Kan ngilu juga nih gigi kalo langsung minum es teh manis ngga pake sedotan. Yups, soalnya es batunya bejibun kan.

Payah ah. Thumbs down buat Solaria.

John Petrucci – Suspended Animation 2005

Frolic through the park

Jangan gagal paham sama judulnya. Ngga nyambung, hahaha.

Sabtu pagi ajak jalan-jalan anak istri ke taman kota buat olahraga tipis tipis udah jadi rutinitas saban akhir pekan. Untunglah pagi ini cerah, ngga hujan.

Seneng aja liat anak anak gembira ria ketemu ikan, bunga, dan hewan liar (kucing maksudnya). Karena hari hari biasa (weekdays) selalu diisi dengan aktifitas yang relatif membosankan.

Namun demikian buat para pengunjung taman kota, terutama Taman Tatebuya Jagakarsa, supaya selalu hati hati sama beberapa hal yang bisa jadi bahaya.

Ada beberapa hal yang gue perhatiin agak luput dari pantauan pemangku azaz disana:

Mungkin sedang dibangun lampu taman. Tapi pondasi kayak begini jelas bahaya banget khususnya buat anak anak. Kalo lagi meleng dan jatuh ke area situ, ngga bisa dibayangin deh.

Ini sebenernya udah lama banget kepingin ngangkat soal ini, karena udah berbulan bulan begini aja. Ngga tau sampai berapa lama lagi.

Seharusnya pondasi terbuka gini diberi pengaman. Ya apalah, bisa ditutup stereoform atau yang lainnya.

Itu aja sih harapan gua. Mudah mudahan diijabah. Jangan sampai ada celaka dahulu baru kemudian mikir. Betul?